Pertamina Geothermal Energy Tbk

Inner banner

Raih Peringkat Pertama Seleksi PSPE Cubadak Panti, PGE Siap Dorong Pengembangan Panas Bumi Nasional

Jakarta, 22 Januari 2026 – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) resmi diumumkan sebagai calon pelaksana Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) untuk wilayah panas bumi Cubadak Panti setelah memenangkan proses seleksi kompetitif oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). PGE berhasil unggul dengan menempati peringkat pertama dengan nilai penilaian sebesar 87,01. Selanjutnya, Perseroan akan melaksanakan ketentuan administratif sebagaimana diatur oleh Pemerintah.

Wilayah PSPE Cubadak Panti terletak di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat, mencakup area seluas ±29.897 hektare. Berdasarkan data awal, wilayah ini diperkirakan memiliki potensi cadangan panas bumi (possible reserves) sebesar 77 megawatts electric (MWe).

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Edwil Suzandi mengungkapkan semangat Perseroan dalam mengembangkan potensi panas bumi nasional agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

“Penugasan ini membuka peluang bagi PGE untuk menambah cadangan sumber daya panas bumi di luar potensi Wilayah Kerja Panas Bumi eksisting sebesar 3 gigawatt yang dikelola saat ini. Hal ini juga mempertegas dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam mempercepat transisi energi, mendorong dekarbonisasi nasional, serta meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi Indonesia,” kata Edwil.

Pemilihan ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penugasan Survei Pendahuluan dan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi Panas Bumi, serta berpedoman pada Dokumen Pemilihan PSPE Panas Bumi.

Sebagai pionir pengembangan energi panas bumi di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, PGE saat ini mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 megawatt (MW) dari enam wilayah operasi yang dikelola secara mandiri. PGE juga tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis, di antaranya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Hululais Unit 1 & 2 (110 MW) serta proyek co-generation dengan total kapasitas mencapai 230 MW.

Selain proyek-proyek tersebut, PGE juga mempersiapkan pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW yang ditargetkan mencapai commercial operation date (COD) pada 2030. Seluruh portofolio ini menjadi bagian dari upaya PGE untuk memperkuat kontribusinya dalam mendukung swasembada energi nasional serta target Net Zero Emission 2060.

Berita Lainnya

Kamis, 19 Februari 2026

PGE Dukung Green Terminal Tanjung Sekong melalui Pemanfaatan Green Hydrogen Berbasis Panas Bumi

PGE mendukung pengembangan Green Terminal Tanjung Sekong melalui pemanfaatan green hydrogen berbasis panas bumi

Selengkapnya
Kamis, 19 Februari 2026

“Safety Mulai dari Saya”: PGE Resmikan Bulan K3 2026 di Area Ulubelu

PGE resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan K3 di Ulubelu pada Senin, (26/1/2026)

Selengkapnya
Kamis, 19 Februari 2026

PGE Resmi Mulai Tahap Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW, Perkuat Pasokan Energi Bersih Nasional

Kickoff meeting proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW)

Selengkapnya