Perusahaan memiliki komitmen penuh untuk senantiasa meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal sebagai salah satu pemangku kepentingan strategis. Melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal. Kami melaksanakan program pengembangan sosial kemasyarakatan guna menciptakan hubungan baik dan saling mendatangkan manfaat sehingga berdampak pada kelancaran aktivitas bisnis di seluruh wilayah kerja.
Bersama dengan unit operasi maupun entitas anak, perusahaan melaksanakan program TJSL yang ditujukan untuk masyarakat sekitar yang terkena dampak langsung dari aktivitas bisnis yang berlangsung. Perusahaan melaksanakan dan mengimplementasikan TJSL selaras dengan konsep triple bottom line yaitu people, profit, planet (3P), yang saling terintegrasi.
Program pengembangan masyarakat yang dijalankan Perusahaan mengacu pada ISO 26000 Guidance on Social Responsibility sebagai pedoman dalam mengimplementasikan TJSL. Secara berkala, perusahaan mengelola dan memantau setiap dampak dan risiko lingkungan yang ditimbulkan dengan mengacu pada matriks RKL-RPL yang merupakan bagian dari dokumen AMDAL.
Perusahaan telah menyusun Perencanaan Strategis Program Community Development melalui lima pilar, yaitu: Peningkatan Kualitas Pendidikan, Peningkatan Kualitas Kesehatan, Peduli Lingkungan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Infrastruktur dan Sosial. Melalui lima pilar tersebut, perusahaan melaksanakan beberapa program unggulan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di masing-masing wilayah kerja.
Berikut adalah beberapa kegiatan TJSL perusahaan di beberapa WKP. Update kegiatan terbaru TJSL perusahaan juga dapat dibaca pada bagian Berita.
Kamojang Desa Digital (Kang Dedi)
KANG DEDI merupakan pengembangan program pemberdayaan masyarakat Perseroan Kamojang yang berbasis pengembangan teknologi ramah lingkungan. Terdapat tiga aspek teknologi yang dikembangkan yaitu Kang Dedi Ngenet (inovasi program green internet untuk masyarakat yang dikelola oleh Tree Wifi: Sinyal Kita), Kang Dedi Ngajajapkeun (pengembangan aplikasi Rangers App) dan Kang Dedi Melak (pengembangan inovasi alat Geotato).
Melalui program Tree Wifi: Sinyal Kita, perusahaan mengembangkan inovasi internet berbayar menggunakan sampah atau dengan menanam pohon. Sejak dikembangkan awal tahun 2021 hingga saat ini tercatat sebanyak kurang lebih 200 orang pengguna layanan Tree Wifi: Sinyal Kita. Atas terlaksananya program ini, 51.000 bibit pohon telah tertanam serta 4,72 ton sampah berhasil dikonversikan menjadi kuota internet sejumlah 16.800 jam. Dengan Bank Sampah Online, program ini telah berhasil mereduksi timbunan sampah sebanyak 1,09 ton.
Pengembangan Kelompok Tani melalui Demplot Agribisnis di Tomohon
Program ini merupakan kegiatan penyuluhan pertanian yang dilaksanakan di Area Lahendong. Terselenggaranya kegiatan ini berlatarbelakang dari rendahnya produksi cabai rawit yang disebabkan oleh keterbatasan teknologi budidaya yang dimiliki petani karena kurangnya informasi teknologi. Selain itu, petani juga masih menggunakan benih lokal dan belum melaksanakan pemupukan berimbang. Untuk itu, diperlukan informasi kepada petani melalui pelatihan dan demplot agribisnis cabai rawit melalui penggunaan benih hibrida, pemupukan yang berimbang, penggunaan mulsa dan pemeliharaan yang intensif. Program ini dilaksanakan sejak Juli hingga Desember 2021, bekerja sama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Tomohon Selatan. Pelaksanaan program dilaksanakan di 3 bidang sawah/kebun milik 3 kelompok tani di Kelurahan Tondangow, Kota Tomohon kapada 70 orang petani.
Desa Mandiri Energi: Pemanfaatan PLTMH sebagai Sumber Energi Penggerak Mesin Pengolahan Kopi Pasca Panen
PGE berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Area Ulubelu dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dengan memanfaatkan aliran sungai dengan tekanan arus deras di Dusun Talang Dikun. Dusun dengan sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani kopi ini berada di remote area sehingga sulit mendapat akses listrik. Melalui pembangunan PLTMH, masyarakat dapat beraktivitas tanpa harus khawatir dengan ketersediaan listrik di daerahnya, termasuk dimanfaatkan sebagai mesin penggerak pengolah kopi pasca panen seperti proses penggorengan (roasting).
Pertamina SEHATI: Program KAMA SETRA (Keluarga Mandiri Sehat dan Sejahtera)
Program ini dilaksanakan di Area Ulubelu dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat terutama balita, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dalam program ini Perseroan Area Ulubelu bersama dengan pemerintah setempat, puskesmas, dan posyandu menjalin kemitraan untuk melaksanakan pelayanan kesehatan primer yang meliputi pemeriksaan rutin kesehatan dan pemberian gizi seimbang yang diberikan secara berkala kepada balita, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain itu, pelayanan kesehatan akan dipantau melalui aplikasi “KAMA SETRA” guna mengurangi penggunaan kertas untuk administrasi, pelaporan terkini kondisi kesehatan masyarakat, serta pelaksanaan peningkatan kapasitas secara daring maupun luring melalui aplikasi tersebut.
Peningkatan Kemampuan Andikpas LPKA: Pendidikan Keterampilan Produksi Minyak Kelapa
PGE Area Lahendong memberikan pelatihan keterampilan terhadap Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) di LPKA anak kelas II Tomohon. Andikpas merupakan anak-anak binaan Lembaga pemasyarakatan yang berada di rentang usian 14 – 18 tahun, dan terdiri dari anak yang memiliki konflik dengan hukum (anak yang mengalami pidana penjara) atau anak titipan negara. Program ini mendukung pendidikan berkualitas bagi anak, walaupun mereka terjerat dalam pidana namun mereka tetap memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Program yang diberikan yaitu Pendidikan Keterampilan Produksi Minyak Kelapa.

