Pertamina Geothermal Energy

Inner banner

Konservasi Satwa Yaki

Yaki atau Monyet Hitam Sulawasi (Macaca Nigra) merupakan satwa endemik yang populasinya terancam kepunahan akibat penebangan hutan dan perburuan hewan untuk perdagangan hewan hidup. PGE berkolaborasi dengan BKSDA Sulawesi Utara dan PPS Tasikoki Minahasa Utara untuk melakukan kegiatan konservasi bagi hewan yang memiliki jambul unik yang menyerupai gaya rambut musisi punk tersebut. Sejak tahun 2021, kolaborasi tersebut telah melakukan perlindungan dan perawatan 11 ekor Yaki melalui penyediaan makanan, vitamin, pemeriksaan medis, dokter hewan, dan penjaga. Proses habituasi ini direncanakan berjalan selama 3 tahun dan ketika sudah dinyatakan siap, maka satwa tersebut akan dilepasliarkan ke kawasan konservasi taman wisata alam Gunung Ambang.

Budidaya, konservasi dan invoasi show window Chrysanthemum Kulo dan Riri

Bunga Krisan Kulo (Putih) dan Riri (Kuning) merupakan bunga kebanggan masyarakat Tomohon dan menjadi salah satu ikon yang digunakan dalam kegiatan Tomohon International Flower Festival (TIFF). PGE bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tomohon mengembangkan Kawasan Konservasi Taman Bunga Endemik Tomohon khususnya bunga krisan. Sejak tahun 2018, sebanyak 105.000 bibit krisan endemik telah berhasil dibudidayakan sebagai wujud kepedulian PGE terhadap keberlangsungan flora yang memiliki keindahan alami dan potensi ekspor.

Baca selengkapnya program kehati di Area Lahendong